GMT 2016 dari Maba & Buli

This post is also available in: English

Di Indonesia timur, Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016 akan melintasi Maluku Utara. Dari kota-kota di Maluku Utara yang dilewati, ada sebuah kota kecil yang dilewati garis tengah totalitas. Kota Maba merupakan kota paling timur dari semua kota yang dilewati GMT 2016.

Maba, ibukota Kabupaten Halmahera Timur. Kredit: Xavier Jubier/Google Earth Pro
Maba, ibukota Kabupaten Halmahera Timur. Kredit: Xavier Jubier/Google Earth Pro

Kota Maba di Halmahera Timur merupakan salah satu kota yang akan dilintasi oleh Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016. Berada di garis tengah totalitas memberikan keuntungan tersendiri bagi Maba karena durasi GMT yang bisa dinikmati jadi lebih panjang yakni 3 menit 19 detik. Pengamatan dari Maba bisa dilakukan dari tepi pantai maupun di lapangan yang cukup banyak tersebar di kota ini. Lokasi lapangan yang datar di sekolah dan halaman Kantor Bupati maupun Mesjid bisa digunakan untuk pengamatan. Masalah utama di Maba adalah listrik yang padam sejak jam 6 pagi sampai sore dan jaringan telekomunikasi yang masih tidak terlalu baik.

Pengamatan juga bisa dilakukan dari Desa Buli, lokasi pengamatan bisa dilakukan dari dermaga di Buli. Yang perlu diperhatikan adalah lampu jalan yang dilengkapi dengan panel surya yang secara otomatis akan menyala ketika kondisi lingkungan menjadi gelap. Aliran listrik di Maba dan Buli pada umumnya dimatikan padam di siang hari. Untuk itu jika dibutuhkan generator perlu disediakan.

Selain Maba, pulau Plun atau Pulau Tengah yang berada di lautan Pasifik dan dapat dicapai dengan kapal cepat merupakan pilihan menarik bagi para pengamat. Di Plun, para pemburu gerhana bisa menikmati keindahan bawah laut Plun maupun menikmati kehadiran Burung Maleo dan Kelewar yang menghuni pulau yang masih asri dengan hutannya.

Waktu terjadinya gerhana total

Kontak 1 atau Awal gerhana sebagian: 08:37:00.1 WIT
Kontak 2 atau Awal gerhana total: 09:52:58.5 WIT
Puncak gerhana: 09:54:38.1 WIT
Kontak 3 atau Akhir gerhana total: 09:56:18.3 WIT
Kontak 4 atau Akhir gerhana: 11:23:05.4 WIT

Dermaga di Buli. Kredit: Avivah Yamani
Dermaga di Buli. Kredit: Avivah Yamani
Pantai di maba Maba. Courtesy: Avivah Yamani
Pantai di Maba. Kredit: Avivah Yamani
Pulau Plun atau Pulau Tengah, salah satu pulau di Halmahera Timur yang jadi incaran para pemburu gerhana.
Pulau Plun atau Pulau Tengah, salah satu pulau di Halmahera Timur yang jadi incaran para pemburu gerhana. Kredit: Avivah Yamani

Transportasi
Tidak mudah untuk mencapai Maba, karena untuk jalur udara hanya dilayani oleh penerbangan Wings Air dari Ternate ke Buli selama 20 menit dan dilanjutkan dengan perjalanan darat selama 1 jam dari Buli ke Maba.Perjalanan dari Buli ke Maba juga bisa menggunakan kapal cepat selama 15-30 menit.

Alternatif lain menuju Maba dari Ternate bisa dengan kapal cepat selama  45 menit ke Sofifi baru kemudian perjalanan darat ke Maba dengan mobil selama 6 jam lewat jalur trans Haltim melintasi Wasile, Subaim, dan Buli. Dari Maba ke Plun bisa menggunakan speedboat dengan durasi sekitar 30 menit.

Akomodasi
Maba memiliki 3 penginapan dengan fasilitas standar. Penginapan dengan standar hotel bisa ditemukan di Buli yang berada di antara Maba dan desa Buli. Untuk penginapan di Plun, terdapat 5 Bungalow dengan 10 kamar yang dikelola oleh Dinas Pariwisata Maba.

Ditulis oleh

Avivah Yamani

Avivah Yamani

astronomer. astronomy communicator by day. co-founder of langitselatan. new media practitioners. story teller and podcaster in the making. social media observer. web developer and web administrator by accident.

Tinggalkan Balasan